DESAPADANGGUNI.COM — Matahari bersinar hangat di atas hamparan sawah Desa Padangguni, Kecamatan Padangguni, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Hamparan hijau yang membentang luas itu seolah menjadi saksi perjalanan sebuah desa yang dibuka sebagai kawasan transmigrasi pada 1982 dan kini tumbuh menjadi salah satu wilayah pertanian yang menjanjikan di Kabupaten Konawe.
Lebih dari empat dekade berlalu sejak pertama kali dihuni para transmigran, Desa Padangguni tidak hanya mengalami pertumbuhan jumlah penduduk, tetapi juga perubahan kondisi sosial dan ekonomi masyarakatnya. Pertanian tetap menjadi tulang punggung kehidupan warga, ditopang semangat gotong royong yang terus terpelihara dari generasi ke generasi.
Kepala Desa Padangguni, Ittaqullah Rocha, AM., S.Pd mengatakan pembangunan desa selama lebih satu dekade terakhir difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian dan pemberdayaan warga. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan mulai menunjukkan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Perubahan tersebut tampak dari meningkatnya kualitas hunian warga. Rumah-rumah permanen kini semakin banyak berdiri menggantikan rumah papan yang dahulu mendominasi kawasan desa. Di sisi lain, masyarakat juga semakin berani memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usaha maupun meningkatkan produktivitas pertanian.
“Dulu masih banyak rumah warga yang berbahan papan. Alhamdulillah, sekarang sudah banyak yang permanen. Masyarakat juga mulai berani mengambil KUR untuk mengembangkan usaha sehingga ikut meningkatkan taraf hidup mereka,” ujar Kades Ittaqullah.
Perubahan itu menjadi salah satu indikator membaiknya kondisi ekonomi masyarakat Desa Padangguni dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, di balik berbagai capaian tersebut, pemerintah desa masih menyimpan harapan besar untuk memaksimalkan potensi pertanian yang dimiliki. Salah satu target yang ingin diwujudkan adalah meningkatkan intensitas tanam sehingga petani dapat melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun.
Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah desa berharap adanya dukungan pembangunan sistem irigasi yang memanfaatkan sumber mata air dari kawasan pegunungan di sekitar desa. Selain itu, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga dinilai sangat dibutuhkan agar proses pengolahan lahan, penanaman hingga panen dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan mampu meningkatkan produktivitas petani.
“Harapan kami, sistem pengairan bisa dibangun karena ada potensi sumber mata air dari gunung. Kemudian kebutuhan alsintan juga sangat penting agar produktivitas pertanian masyarakat semakin meningkat,” katanya.
Harapan tersebut sejalan dengan besarnya potensi pertanian Kabupaten Konawe. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Konawe merupakan daerah penghasil padi terbesar di Sulawesi Tenggara dengan produksi mencapai 216.342 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan luas panen sekitar 52.300 hektare.
Dengan dukungan infrastruktur irigasi dan mekanisasi pertanian, Desa Padangguni memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan pangan daerah.
Selain fokus pada pembangunan ekonomi, Desa Padangguni juga menorehkan prestasi di bidang kebersihan dan keamanan lingkungan. Desa ini berhasil meraih Juara I tingkat Polres Konawe dalam penilaian kebersihan desa dan keamanan lingkungan, serta Juara II tingkat Polda Sulawesi Tenggara pada kategori yang sama.
Bagi Pemerintah Desa Padangguni, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terciptanya lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Lebih dari 40 tahun setelah dibuka sebagai kawasan transmigrasi, Desa Padangguni terus menulis kisah perjalanannya. Dari rumah-rumah yang kini berdiri lebih kokoh, tumbuhnya keberanian masyarakat mengembangkan usaha melalui akses permodalan, hingga tekad memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan sistem irigasi dan modernisasi alat pertanian.
Dengan modal sumber daya alam yang melimpah, semangat gotong royong masyarakat, serta komitmen pemerintah desa membangun kesejahteraan warga, Padangguni menatap masa depan dengan optimisme untuk tumbuh sebagai salah satu sentra pangan yang akan memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Konawe. (admin)




